Sections
Archive
| Su | Mo | Tu | We | Th | Fr | Sa | |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 2 | 3 | 4 | ||||
| 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | |
| 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | |
| 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | |
| 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | |||

JAKARTA, RABU--FILM yang bertema cinta dan menggambarkan lima cerita cinta, antara kisah cinta pak guru dengan ibu penjaga warung, kisah cinta segitiga antara wanita bersuami, kisah pertemuan pada pandangan pertama, kisah "beda kelas" seorang novelis dengan penjaga toko buku, hingga kisah pahit seorang adik yang merelakan kekasihnya dinikahi kakaknya sendiri, yang berjudul Love harus rela terdepak dari Festival Film Indonesia (FFI) 2008.
Film yang menggandeng aktor kawakan pasangan suami isteri Sophan Sophiaan (Alm.) dan Widyawati sebagai pemain utama, sesungguhnya dianggap sebagai film yang bagus. Sayangnya, film ini disutradarai oleh orang asing, yakni sutradara muda asal Malaysia, Kabir Bhatia. Dan ini melanggar persyaratan untuk film yang menjadi peserta FFI 2008.
"Dalam pedoman FFI 2008 film yang didaftarkan menjadi peserta salah satu syaratnya adalah disutradarai oleh Warga Negara Indonesia (WNI). Dan sayang, film Love ini sebenarnya bagus hanya saja sutradaranya dari Malaysia," ujar Deddy Mizwar, selaku Ketua Penyelenggara Festival, ditemui di Blitz Megaplex, Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (4/11).
Deddy Mizwar yang juga Ketua BP2N (Badan Pertimbangan Perfilman Nasional) mengungkapkan, jika dalam pedoman FFI 2008 sudah diatur jelas persyaratan film yang bisa menjadi peserta FFI 2008. Di antaranya, untuk film Bioskop adalah film cerita yang lulus sensor paling lama 2 (dua) tahun sebelum tanggal penutupan pendaftaran, dengan materi akhir seluloid 35 mm, serta belum pernah mengikuti FFI. Sehingga meskipun ada film yang belum tayang namun sudah lulus sensor diperbolehkan untuk mendaftar jadi peserta FFI 2008.
"Tahun ini ada tujuh film yang tidak diterima karena ada ketentuan yang harus ditaati dan salah satunya Love. Jadi peserta FFI 2008 untuk kategori film bioskop berjumlah 50 film," jelas Deddy.
Sementara menyinggung film Laskar Pelangi yang tidak terdaftar dalam FFI 2008, Deddy tidak berkomentar banyak mengapa film yang disutradarai Riri Reza ini tidak diikut sertakan dalam festival. Hanya saja dia berujar, masih terbuka kesempatan bagi Laskar Pelangi menjadi peserta FFI tahun 2009.
"Laskar Pelangi memang tidak mendaftar, kalian bisa tanyakan sendiri kepada mereka (Riri Reza dan Mira Lesmana), tapi masih bisa ikut tahun depan, atau mungkin Laskar Pelangi ingin ke festival international, " imbuhnya.
Piala Baru
Dengan membawa semangat dan kebangkitan menuju citra yang baru, ajang apresiasi tertinggi bagi insan perfilman Indonesia, Festival Film Indonesia (FFI) 2008, dipastikan akan digelar pada 12 Desember 2008 di Bandung. Dan sebagai salah satu semangat bangkit menuju citra baru, pihak penyelenggara FFI ke-53 ini melakukan perubahan dalam desain Piala Citra. Ada tiga desain Piala Citra baru yang nanti pemilihannya melibatkan masyarakat.
"Piala yang dulu itu ada yang rontok, ada yang mau copot, di rumah saya kan banyak Piala Citra jadi ketahuan setelah dilihat, kok Piala Citra begini, apa benar ini citra sebagai sebuah pencitraan, apakah tidak mungkin diperbaiki yang menggambarkan kekinian peradaban. Dan karena semua setuju maka dirubahlah. Nanti akan kita lempar ke masyarakat mana yang mereka pilih, sehingga pada 12 Desember pemenang FFI 2008 akan memboyong piala baru," beber Deddy Mizwar. (persda network/katharina siswi)
Sumber : Persda ( www.kompas.com)




News
Lifestyle
bernie ft nurinda ft eka agnestya

